Kamis, 12 September 2013

MPU Ajak Selamatkan Generasi Muda Aceh

ilustrasi|antara
Banda Aceh - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menyelamatkan akhlak generasi muda Aceh melalui muzakarah. Hal itu disampaiakan Ketua MPU Aceh Drs Tgk H Ghazali Mohd Syam, saat membuka rapat Muzakarah (sidang) Masalah Keagamaan II Tahun 2013, di Gedung MPU Aceh, Selasa (10/9) lalu.

"Pemuda dan pemudi yang lahir dengan perilaku tidak terpuji, maka akan merugilah generasi bangsa yang akan datang. Untuk itu kita mencoba menghimpun seluruh komponen masyarakat untuk menyelamatkan akhlak generasi muda melalui muzakarah," kata Tgk Ghazali.

Menurut dia untuk membentengi generasi muda dalam mengisi pembangunan ke depan, perlu dibekali pengetahuan yang mapan. Sebab, generasi muda merupakan penentu majunya suatu bangsa. 
"Bila pemuda dan pemudi suatu bangsa memiliki mental yang bobrok, maka bobroklah suatu bangsa," katanya lagi.


Ghazali juga berharap generasi muda Aceh dapat menggantikan peran ulama untuk membentengi aqidah umat. Untuk itu dia meminta generasi muda Aceh agar tidak terjerumus ke dalam hal yang merugikan akhlak. Serta memiliki kemampuan dan pengetahuan keagamaan yang tinggi.

Semenatar itu, Wakil Ketua MPU Aceh Faisal Ali mengatakan, pemuda sebagai generasi  untuk membentengi aqidah, maka harus benar-benar memiliki aqidah yang baik mapan. Pemuda juga sebagai aktor yang menjalankan roda dalam masyarakat ke depan.

"Aqidah sangat mendasar harus betul-betul dipunyai generasi muda. Karena mereka ke depan akan menjalankan roda dalam masyarakat," tambah Faisal Ali.

Hadir pada Muzakarah II Tahun 2013 tersebut, tokoh masyarakat, ulama, organisasi kemasyarakatan, unsur pemerintah, pemuda, dan mahasiswa. (acehimage.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar